Wednesday, January 27, 2016

Summer Trip To East Coast (Part 2a - Boston, Massachusetts) - Jalan-Jalan Ke Boston



Hari Pertama di Boston, Massachusetts

Perjalanan liburan musim panas kami lanjutkan ke salah satu negara bagian yang bersebelahan dengan Rhode Island, yaitu Massachusetts. Kunjugan kami kali ini tepatnya adalah Boston. Berhubung tempat parkir yang sangat mahal di Boston, maka kamipun memutuskan untuk naik kereta dari Providince, Rhode Island ke Boston, Massachuset yang hanya memakan waktu sekitar satu jam. Kami tiba di Boston pada pukul 9:10 pagi.

Boston adalah ibu kota negara bagian Massachusets. Saat kaki menginjak kota Boston, suasana kota besar mengingatkan saya pada Jakarta. I am a big city girl, I love big city and I am in love with Boston. How can I not? Saya tidak tahu kenapa, mungkin karena pada saat itu impian saya untuk mengunjungi Boston yang selama ini saya cuma lihat di majalah, di layar TV atau di film-film akhirnya tercapai. "I am in BOSTON, baby".

Cuaca pada saat kami tiba di Boston cukup menyenangkan, langit biru dengan sedikit awan. Kebisingan kota sangat terasa. Sepanjang mata memandang saya melihat gedung-gedung tinggi dan orang berlalu larang, para pria memakai setelan jas sambil menyebrang jalan menuju ke kantor mereka, para wanita memakai rok atau dress dengan sepatu hak tinggi mereka yang nampaknya juga siap untuk berkarya di kantor mereka masing-masing.  Kakak ipar saya dulu bekerja di Boston. Kami beruntung beliau bisa ikut dengan kami ke Boston sebagai tour guide.

Tujuan pertama kami adalah mengunjungi Quincy Marketplace yang terletak di pusat kota Boston yang bisa kami tempuh dengan berjalan kaki dari stasiun kereta. Namun sepanjang perjalan ke Quincy Marketplace inilah kami bisa menikmati keindahan kota Boston.


Suasana di stasiun kereta, Boston

Sudut kota Boston di pagi hari

Taman air di tengah kota yang ramai dikunjungi anak-anak saat musim panas


Taman bermain di tengah kota Boston


Sudut kota di pagi hari

Arsitektur di atas gedung-gedung pencakar langit di Boston






Quincy Marketplace adalah tempat bersejarah di Boston yang saat ini menjadi pusat perbelanjaan dan tempat berkumpul masyarakat kota Boston ataupun turis lokal dan manca negara. Tempat ini selalu ramai pengungjung bahkan di hari kerja yang kebanyak di datangi para turis seperti kami.

Street performers 






Dari Quicy Marketplace, perjalananpun kami lanjutkan ke tempat bersejarah lainnya di Boston, yaitu tempat kediaman atau rumah kediaman Paul Revere. Paul Revere adalah salah satu tokoh revolusionary Amerika atau pahlawan nasional Amerika yang menentang pemerintah Inggris di Amerika. Sosok Paul Revere lebih juga dikenal dalam peristiwa bersejarah Boston Tea Party
Saya cukup gembira saat mengunjungi tempat bersejarah ini. Pertama kali saya mempelajari sejarah Boston Tea Party atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Perang Teh Boston yang terjadi pada tahun 1773 adalah saat saya duduk di bangku kelas 6 SD.

Rumah Paul Revere yang saat ini dijadikan museum


Di depan kediaman Paul Revere


Sudut jalan di dekat kediaman Paul Revere


Di depan patung Paul Revere


The Old North Church, gereja bersejarah di Boston yang menara-nya digunakan untuk memantau tentara Ingris.




Menara gereja yang di jadikan tempat pemantauan kedatangan tentara Inggris pada saat perang revolusi Amerika


Setelah mengunjungi kediaman Paul Revere, perjalanan kami lanjutkan ke museum USS Constitution. USS Constitution adalah kapal perang besar yang di gunakan tentara Amerika saat perang revolusi melawan tentara Inggris.
The USS Constitution


















Setelah puas memperkenalkan dan mempelajari sejarah perang revolusi Amerika, kamipun meneruskan petualangan kami di Boston dengan mengunjungi taman besar di tengah kota Boston yang bernama Boston Common.  Kami berjalan kaki sedikit untuk mencapai pelabuhan kapal kecil dan naik feri yang membawa kami ke taman Boston Common.

Menuju feri

Pemandangan dari atas feri



 Dermaga feri di kota Boston


Berikut adalah beberapa foto di taman Boston Common.


Taman air di tengah kota.












Cerita saya berikutnya kunjungan ke......Harvard University and Massachusetts Institute of Technology.

No comments:

Post a Comment